Bahan bahan membuat Tong Sampah Sensor
Bahan bahan membuat Tong Sampah Sensor
1. arduino uno r3 smd ch340
Arduino Uno R3 SMD (dengan chip CH340) adalah varian dari papan mikrokontroler Arduino Uno yang sangat populer, terutama di kalangan pemula dan penghobi elektronika karena harganya yang lebih ekonomis.
Berikut adalah penjelasan detail mengenai karakteristik, perbedaan, dan komponen utamanya:
1. Apa itu Versi "SMD"?
Istilah SMD singkata dari Surface Mount Device. Pada versi ini, chip utama mikrokontroler (ATmega328P) dipasang langsung menempel di permukaan papan (permanen), berbeda dengan versi standar yang menggunakan soket besar (DIP/PDIP) yang chip-nya bisa dilepas-pasang.
2. Apa itu CH340?
CH340 adalah chip USB-to-Serial yang berfungsi menghubungkan papan Arduino ke komputer agar bisa diprogram melalui port USB.
* Fungsi: Menggantikan chip ATmega16U2 yang ada pada versi original.
* Driver: Jika Anda menggunakan papan ini, Anda biasanya perlu menginstal driver tambahan bernama "CH340 Driver" di komputer Anda agar Arduino terdeteksi sebagai port COM.
3. Spesifikasi Teknis Utama
Secara fungsional, kemampuannya sama persis dengan Arduino Uno standar:
4. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan:
* Harga Lebih Murah: Biaya produksinya lebih rendah, sehingga jauh lebih terjangkau dibanding versi original atau versi DIP.
* Durabilitas Guncangan: Karena komponennya disolder langsung ke papan (SMD), ia lebih tahan terhadap guncangan fisik dibandingkan komponen yang menggunakan soket.
* Kinerja Sama: Program yang berjalan di Uno standar akan berjalan 100% sama di versi ini.
Kekurangan:
* Chip Tidak Bisa Diganti: Jika chip mikrokontroler terbakar karena kesalahan arus pendek, Anda harus mengganti seluruh papan. Pada versi DIP, Anda cukup membeli chip ATmega328P yang baru.
* Butuh Instal Driver: Tidak langsung plug-and-play pada beberapa sistem operasi lama (butuh instal driver CH340 secara manual).
Kesimpulan
Arduino Uno R3 SMD CH340 adalah pilihan terbaik jika Anda memiliki anggaran terbatas atau ingin membeli dalam jumlah banyak untuk proyek edukasi. Selama Anda memiliki driver CH340, pengalaman memprogramnya akan sama persis dengan Arduino Uno lainnya di aplikasi Arduino IDE.
2. Servo TowerPro SG90
Servo TowerPro SG90 adalah salah satu motor servo mikro yang paling populer di dunia hobi elektronika. Servo ini sangat disukai karena ukurannya yang kecil, harganya yang sangat murah, dan kemudahannya untuk dikendalikan menggunakan mikrokontroler seperti Arduino.
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai spesifikasi, koneksi, dan cara kerjanya.
1. Spesifikasi Teknis
Meskipun ukurannya mungil, SG90 memiliki performa yang cukup untuk menggerakkan mekanisme ringan seperti lengan robot kecil, engsel pintu miniatur, atau kamera pan-tilt.
2. Koneksi Kabel (Pinout)
Servo SG90 memiliki 3 kabel dengan warna standar yang harus dihubungkan dengan benar:
* Kabel Oranye (Signal): Dihubungkan ke pin digital yang mendukung PWM (Pulse Width Modulation) pada Arduino (contoh: Pin 9).
* Kabel Merah (VCC): Dihubungkan ke tegangan positif (5V).
* Kabel Cokelat (GND): Dihubungkan ke Ground (GND).
> Catatan Penting: Meskipun bisa ditenagai langsung dari pin 5V Arduino untuk percobaan kecil, sangat disarankan menggunakan sumber daya eksternal jika Anda menggunakan lebih dari satu servo agar tidak merusak Arduino akibat lonjakan arus.
>
3. Cara Kerja (PWM)
SG90 dikendalikan dengan mengirimkan sinyal PWM. Posisi sudut putar ditentukan oleh lebar pulsa yang dikirimkan:
* Pulsa 1.0 ms biasanya memutar servo ke posisi 0°.
* Pulsa 1.5 ms memutar servo ke posisi tengah atau 90°.
* Pulsa 2.0 ms memutar servo ke posisi 180°.
4. Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan:
* Sangat Ekonomis: Harganya sangat terjangkau untuk pemula.
* Ringan & Kecil: Mudah dipasang di ruang terbatas seperti drone atau robot mini.
* Library Melimpah: Sangat mudah diprogram dengan library <Servo.h> bawaan Arduino.
Kekurangan:
* Gear Plastik: Mudah aus atau patah jika dipaksa menahan beban berat (untuk beban lebih berat, gunakan seri MG90S yang menggunakan gear logam).
* Akurasi Terbatas: Karena kelas hobi, presisinya tidak setinggi servo industri.
Contoh Kode Sederhana (Arduino)
Jika Anda ingin mencobanya, gunakan kode "Sweep" bawaan Arduino untuk menggerakkan servo bolak-balik:
#include <Servo.h>
Servo myservo; // Membuat objek servo
void setup() {
myservo.attach(9); // Menghubungkan kabel oranye ke Pin 9
}
void loop() {
myservo.write(0); // Gerak ke 0 derajat
delay(1000);
myservo.write(90); // Gerak ke 90 derajat
delay(1000);
myservo.write(180); // Gerak ke 180 derajat
delay(1000);
}








banyak bgt pa
BalasHapusdikit ye pak -_-
BalasHapusbuset
BalasHapuskurang banyak
BalasHapusBanyam bgt ah ila
BalasHapusbanyak nye
BalasHapusKok banyak pak, tangan saya pingin lepas ini ga kuat pegel,cape,sakit,pingin selonjoran aja rasanya🥹
BalasHapus